Get Adobe Flash player



This is Our Church

This is our Church

What makes a church great? Is it the grandiose size of the building? Is it the exciting programs or famous pastor? No! What makes a church great is its people! Bridget Williard once said, "Church isn't where you meet. Church isn't a building. Church is what you do. Church is who you are. Church is the human outworking of the person of Jesus Christ. Let's not go to Church, let's be the Church." You and I are the IFGF GISI church and I am proud to be part of IFGF GISI church. This is our church, a church born of passion and run with a vision.

As we work in our present ministry, we need to appreciate our history and work toward the future. Proverbs 18: 1 implies that we are created to be interdependent (not independent) individuals. Therefore, we need to be careful with whom we run in life, because our friendships affect our lives and ministry. Who are you running with in your life? Are you running with "yesterday people" – those who only talk about the past? Are you running with "today people" – those who only care about today and now? Or are you running with "tomorrow people" – those who can see their futures?

As we run toward 2011, two important things in IFGF GISI movement in 2011 and beyond are:
• Deepening Our Roots, and
• Expanding Our Influence

Deepening our roots means we know the DNA of our movement, and are living it in every ministry and activity. What is really in the heart of our movement? What is the IFGF GISI DNA? There are four Cs: Commission, Compassion, Covenant, and Cutting Edge.

1. Commission (the Great Commission)

IFGF GISI was started with a desire to fulfill the Great Commission. This was the seed of faith that birthed a fellowship among Indonesian students in the USA back in 1980. This small group of students was united in prayer, studying the Word, and seeking the Lord. Later, the fellowship became a church. This grew from one church to 3000 churches in 38 nations! Every IFGF GISI church has the same goal: to fulfill the Great Comission. Remember, a church that is not a missionary church, will be a missing church when Jesus comes...

Any church that is not seriously involved in helping fulfill the Great Commission
has forfeited its biblical right to exist.
(Oswald J. Smith)

2. Compassion

Our mission statement is PEOPLE ARE OUR MISSION. This means that no matter what we do, it is for the people we serve and those who are in ministry with us. Our focus is to reach all people especially those who are oppressed, poor, and lost. This is the reason we established our mission vehicle, the Indonesian Harvest Outreach (IHO) in 1989 that changed into World Harvest in 2000. Through World Harvest and its affiliate organizations, we have labored to transform 50 needy communities, provide education for 7000 poor children, build schools for the poor, train leaders across the globe through the Harvest Festival, reach 60 million people through family program in the radio, and even more through the U Channel (a television program) and many more. We are also committed to support the United Nation's Millenium Development Goals to end poverty by 2015.

3. Covenant

IFGF GISI is a covenantal church. A covenant is more than just a friendship or a contract/agreement. A businessman may break a contract when it no longer works or is beneficial for him. But we do not break a covenant, even in the midst of tests and trials. God has made a covenant with us, and we made a covenant with each other under the IFGF GISI covering. Your response during a trial will show how strong your covenant is. The origin of the word covenant, "beriyth", talks about cutting a compact between two pieces of flesh and binding them together into one life and one will. It is written in the heart and there is no definite timeline as to when the covenant will end.

"You are standing today all of you before the LORD your God: the heads of your tribes, your elders, and your officers, all the men of Israel, your little ones, your wives, and the sojourner who is in your camp, from the one who chops your wood to the one who draws your water, so that you may enter into the sworn covenant of the LORD your God, which the LORD your God is making with you today, that he may establish you today as his people, and that he may be your God, as he promised you, and as he swore to your fathers, to Abraham, to Isaac, and to Jacob" (Deuteronomy 29:10-13).

We see a real covenant in action in the life of Ruth. She endured tragedy, famine, bitterness, poverty and death. She persisted in her covenant between herself and the God of Israel, and between herself and her mother in-law Naomi. By keeping the covenant, she displayed greater faith. She was honored for her integrity, granted protection, and prosperity, as well as a fulfilled life. There is great wealth and power in a covenant! And this is the kind of covenant which the church of Jesus Christ must embrace in these last days.

A covenant made with God should be regarded not as restrictive but as protective.
(Russell M. Nelson)

4. Cutting edge

Finally, as IFGF GISI continues to walk through the journey of fulfilling its vision, God has consistently demonstrated His grace in bringing our church to be the trend-setter of His movement. IFGF GISI desires to continue moving with the Holy Spirit into new ministries, new areas, as well as ministering to the next generation with relevance and passion. We pray that God will bring this cutting edge movement to its completion! (Philippians 1:6)

As we work in our ministry, remember that we do not work to IMPRESS but we work to INFLUENCE. One is complete number. Through one person, and that is you, God can do many things to influence the community, cities and nations. My prayer is that we will live a full life, a life that impacts many for the sake of Christ. I am excited to see multitudes saved and come to Christ through OUR CHURCH, and we will stand to win nations and generations for Christ.


Sambil kita melakukan pekerjaan pelayanan kita, kita perlu kembali mengingat dan menghargai sejarah kita serta sekaligus bekerja menuju masa depan kita. Amsal 18:1 menyatakan bahwa kita manusia diciptakan untuk menjadi individu yang interdependen (bukan independen). Oleh sebab itu, kita perlu berhati-hati dalam membangun hubungan dalam hidup kita, karena hal itu akan sangat mempengaruhi kehidupan dan pelayanan kita. Dengan siapa kita berlari dalam hidup ini? Apakah Anda sedang berlari dengan "orang-orang kemarin" – mereka yang selalu berbicara tentang masa lalu? Sedangkah Anda berlari dengan "orang-orang hari ini" – mereka yang hanya peduli dengan sekarang dan hari ini? Atau Anda sedang berlari dengan "orang-orang hari esok" – mereka yang dapat melihat masa depan mereka?

Saat kita berlari menuju 2011, dua hal penting dalam gerakan IFGF GISI sepanjang 2011 dan seterusnya adalah:
• Deepening Our Roots (memperdalam akar kita), dan
• Expanding Our Influence (memperlebar pengaruh kita)

Deepening our roots berarti kita tahu apa yang menjadi DNA gerakan kita bersama, serta menghidupinya dalam setiap pelayanan, misi dan kegiatan kita. Apa sebenarnya isi hati gerakan kita? Apakah DNA IFGF GISI? Ada empat C, yaitu: Commission, Compassion, Covenant, dan Cutting Edge.

1. Commission (the Great Commission atau Amanat Agung)

IFGF GISI dimulai dengan sebuah kerinduan untuk memenuhi Amanat Agung. Inilah benih iman yang membuahkan persekutuan bagi para siswa Indonesia di Amerika pada tahun 1980. Sekelompok kecil siswa ini bersatu dalam doa, belajar FirmanNya, dan mencari Tuhan. Tak lama kemudian, persekutuan ini menjadi sebuah gereja. Dari 1 gereja, sekarang menjadi 3000 gereja di 40 negara. Setiap gereja IFGF GISI memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk memenuhi Amanat Agung! Ingat, gereja yang tidak missioner akan menjadi gereja yang terhilang saat Yesus datang kembali...

Gereja yang tidak dengan sungguh-sungguh mendukung tercapainya Amanat Agung berarti telah meninggalkan pula hak Alkitabiahnya untuk tetap bereksistensi.
(Oswald J. Smith)

2. Compassion (Belas Kasihan)

Pernyataan misi kita adalah PEOPLE IS OUR MISSION. Ini berarti bahwa apapun yang kita kerjakan, semuanya harus dilakukan untuk orang-orang yang kita layani dan juga untuk mereka yang melayani bersama-sama dengan kita. Fokus kita adalah untuk menjangkau orang-orang sampai ke level yang paling dasar, mereka yang tertekan, miskin, dan yang terhilang. Inilah sebabnya kita telah membangun sebuah kendaraan misi, Indonesian Harvest Outreach (IHO) pada tahun 1989, yang kemudian terus berubah menjadi World Harvest pada tahun 2000. Melalui World Harvest dan organisasi-organisasi yang berafiliasi dengannya, kita bersama-sama bekerja untuk mentransformasi 50 komunitas yang membutuhkan, menyediakan pendidikan bagi 7000 anak-anak kurang mampu, membangun sekolah bagi yang miskin, melatih para pemimpin di seluruh dunia melalui Harvest Festival, menjangkau 60 juta orang melalui program keluarga di radio, dan bahkan lebih banyak orang lagi melalui U Channel (program televisi), dan lain sebagainya. Kita juga telah membuat komitmen untuk mendukung program United Nation's Millenium Development Goals untuk menghapus kemiskinan di tahun 2015.

3. Covenant (Ikatan Perjanjian)

IFGF GISI adalah sebuah gereja yang berdasar pada ikatan perjanjian. Sebuah ikatan perjanjian lebih dari sekedar persahabatan atau perjanjian (kontrak). Seorang pengusaha mungkin dapat memutuskan kontrak ketika pekerjaannya tidak lagi menguntungkan baginya. Tapi kita tidak pernah memutuskan sebuah ikatan perjanjian, bahkan di tengah-tengah ujian dan cobaan sekalipun. Tuhan telah membuat ikatan perjanjian dengan kita, dan kita telah membuat ikatan perjanjian satu dengan yang lain di bawah naungan IFGF GISI. Respon Anda saat ujian datang menunjukkan seberapa kuatnya ikatan perjanjian Anda. Asal kata "covenant" (ikatan perjanjian), adalah "beriyth", yang berarti memotong dua belah daging untuk kemudian disatukan menjadi sebuah kehidupan dan kehendak yang sama. Kesatuan ini tertulis di dalam hati dan tidak ada batas waktu yang menentukan kapan ikatan perjanjian ini akan berakhir.

"Kamu sekalian pada hari ini berdiri di hadapan TUHAN, Allahmu: para kepala sukumu, para tua-tuamu dan para pengatur pasukamu, semua laki-laki Israel, anak-anakmu, perempuan-perempuanmu dan orang-orang asing dalam perkemahanmu, bahkan tukang-tukang belah kayu dan tukang-tukang timba air di antaramu, untuk masuk ke dalam perjanjian TUHAN, Allahmu, yakni sumpah janjiNya, yang diikat TUHAN, Allahmu, dengan engkau pada hari ini, supaya Ia mengangkat engkau sebagai umatNya pada hari ini dan supaya Ia menjadi Allahmu, seperti yang difirmankanNya kepadamu dan seperti yang dijanjikanNya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak, dan Yakub." (Ulangan 29:10-13)

Kita melihat sebuah ikatan perjanjian yang sungguh-sungguh dipraktekkan, yaitu dalam kehidupan Rut. Dia mengalami tragedi, kelaparan, kepahitan, kemisikan, dan bahkan kematian dalam hidupnya. Namun dia tetap berpegang teguh pada perjanjian antara dirinya dengan Tuhan Allah Israel, dan antara dirinya dengan ibu mertuanya Naomi. Dengan berpegang pada ikatan perjanjian ini, dia menunjukkan iman yang luar biasa. Dia pun dihormati oleh karena integritasnya, dia menerima perlindungan, dia mengalami kemakmuran, dan juga kehidupan yang dipenuhkan. Ada kekayaan yang luar biasa dan kuasa yang besar dalam sebuah ikatan perjanjian! Dan inilah ikatan perjanjian yang gereja Yesus Kristus harus miliki pada masa-masa akhir ini.

Ikatan perjanjian yang dibuat dengan Tuhan tidak seharusnya dilihat sebagai sesuatu yang membatasi, melainkan melindungi.
(Russell M. Nelson)

4. Cutting Edge (Ujung Tombak)

Pada akhirnya,seiring dengan berjalannya IFGF GISI dalam mencapai visinya, Tuhan telah senantiasa menunjukkan anugerahNya dalam membawa gereja kita sebagai trend-setter dari gerakanNya. IFGF GISI terus memiliki kerinduan untuk bergerak bersama-sama dengan Roh Kudus memasuki pelayanan-pelayanan baru, area-area baru, sekaligus melayani generasi-generasi yang berikutnya secara relevan dan penuh gairah. Kita berdoa agar Tuhan sendiri yang akan membawa gerakan ujung tombak kita sampai pada akhirnya! (Filipi 1:6)

Ingatlah selalu bahwa dalam setiap pekerjaan pelayanan kita, kita tidak melakukannya untuk MENCARI KETENARAN melainkan untuk MENJADI PENGARUH. Angka satu adalah angka yang lengkap. Dengan satu orang, yaitu Anda, Tuhan dapat melakukan banyak hal untuk mempengaruhi komunitas, kota, dan bangsa-bangsa. Doa saya adalah agar kita semua dapat hidup dalam kepenuhan, hidup membawa dampak bagi banyak orang untuk kemuliaan Kristus. Saya bersemangat sekali melihat jutaan orang akan diselamatkan dan datang kepada Kristus melalui GEREJA KITA, dan kita akan terus berdiri untuk memenangkan bangsa-bangsa dan generasi-generasi bagi Kristus.