Get Adobe Flash player



Sejarah Kami

Dim lights

Perjalanan IFGF GISI


Waktu Mengandung 1980 - 1985

Benih kelahiran dan gerakan IFGF GISI memang sangat unik. Di mulai di Amerika dan kemudian kembali ke Indonesia serta akhirnya meluas ke seluruh dunia hingga sekarang.


Membangun akar yang kuat 1985 -1990

Ketika persekutuan ini bertumbuh dan kasih Allah terus bertumbuh dalam hati pendirinya,  "benih" ini menjadi akar yang kuat dan kokoh.


Masa Pertumbuhan 1990 - 2000

10 visi inilah yang mendorong gereja IFGF GISI bertumbuh dengan sangat cepat. Dalam satu dekade, dari 4 gereja bertumbuh menjadi 200 gereja di 13 negara (USA, Jerman, Belanda, Canada, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, Singapore, Malaysia, Australia, Inggris dan Indonesia).


Re-engineering 2000-2003

Sejak tahun 2000 gereja IFGF GISI diberi kuasa menjadi Denominasi Apostolik untuk memenuhi Amanat Agung. Kepemimpinan ini menciptakan dukungan sepenuhnya kepada gereja lokal di seluruh dunia terutama di bidang keuangan dan sumber daya manusia. Melalui Denominasi Apostolik, IFGF GISI membangun jaringan dengan gereja lokal yang memiliki visi yang sama, serta kepemimpinan dan tanggung jawab yang kuat. Dengan Apostolik

denominasi juga, IFGF GISI menjadi gereja yang berfokus dan memiliki semangat misi dengan hasil yang nyata.


Bersatu untuk Memberkati Bangsa-Bangsa 2004 - 2006

Nama Gereja Injil Seutuh Indonesia berubah menjadi Gereja Injil Seutuh Internasional. Dengan semangat "Bersatu untuk Memberkati Bangsa-Bangsa", IFGF GISI bertumbuh menjadi lebih dari 300 gereja di 22 negara.



Mandat Dominion 2006-2009


Untuk masa tiga tahun ke depan (2006-2009) IFGF GISI mempunyai visi baru untuk membawa dampak bukan hanya di dalam pelayanan gereja tapi juga di luar dari empat tembok gereja.  Dengan tema "Mandat Dominion" IFGF GISI bergerak ke depan untuk menjadi berkat di dalam komunitas, dunia usaha, dan masih banyak lagi area kehidupan seperti ekonomi dan pendidikan. (Mazmur 8:5-7).


Sidang Raya 2006 juga melahirkan sesuatu gerakan global yaitu "Satu Jiwa, Satu Pastur, Satu Gereja". Melalui gerakan ini setiap jemaat iFGF GISI di gereja lokal masing-masing ditantang untuk perduli, mengasihi dan memenangkan lebih banyak jiwa, satu orang memenangkan paling sedikit satu jiwa setiap tahun dan menjadikan penginjilan sebagai suatu gaya hidup di gereja kami.  Para pemimpin juga ditantang untuk mengembangkan dan menghasilkan pemimpin-pemimpin baru yang siap terjun untuk pelayanan.  Dan akhirnya, hati dari "Satu Gereja" adalah gerakan penanaman gereja di mana IFGF GISI berencana untuk menanam ribuan gereja di seluruh dunia sampai tahun 2009.


Generasi yang tak tergoncangkan 2009 - 2013


Memasuki tahun ke-30 gerakan IFGF GISI, kita perlu mulai memikirkan dan mempersiapkan generasi penerus bagi para pemimpin di gereja IFGF GISI.

Generasi baru yang tak tergoncangkan seperti yang telah dinubuatkan di Alkitab perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.


Ibrani 12:28 berkata, “Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepadaAllah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.“


Karena Allah telah menciptakan generasi baru sebagai penerus siklus kehidupan manusia, dan Tuhan mempunyai rencana terhadap setiap generasi, serta memakai setiap generasi untuk mencapai tujuan-NYA.


Mazmur 145:4 berkata, “Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu.“


Ini berbicara tentang suatu generasi yang:

(i) Menjadi Pembuat Sejarah (History Maker);

(ii) Menguasai Bumi (Dominion Mandate)

(iii) Menjadi Saksi Tuhan (Mission Oriented).