Mission Trip to GPSK (Gereja Persekutuan Sidang Kristus) in Silat Hulu, West Borneo

Affiliation Outreaches to those who thirst for the truth of God’s Word have always been a challenge for many missionaries, especially in remote areas that are lacking of technology. This challenge was experienced by Ps. Darto Sachius, Ps. Benyamin Christanto and Mr. Cornelius Yong from IFGF Semarang. With a burning passion, they gave a seminar for men with the theme “The Responsibilities of Men” in partnership with GPSK. The seminar was attended by 129 people and 6 pastors, and the spiritual revival service was attended by approx. 500 congregations for 3 days on May 6th -8th in Silat Hulu – West Borneo.

The journey from Semarang to Silat Hulu and the seminar venue in the village of Naga Lungu involved flight routes of Jakarta – Pontianak – Sintang, a 5-hour car travel plus a 2.5-hour boat ride. The long hard journey was paid off with many miracles that occurred in the last day of revival service. The service was followed with a party until 2am with village heads, district chiefs and head tribe as they rejoiced together, being released from spiritual bondage of the enemy.

The seminar participants came to realize that all this long, their responsibilities as men and head of the house have been carried out by the women instead. These Dayak men also committed themselves to a new life, putting away cigarettes, alcohol, debt and other bad habits. And miraculously, two mad men of the village who used to screaming all the time and acting violently, were prayed for and was able to attend the service calmly.

All participants were so thirsty for God’s presence and they asked for having another seminar and revival services in the area. (Source: Ps. Darto Sachius, IFGF Semarang- Harvest Hills)

 

Menjangkau jiwa-jiwa yang haus akan kebenaran Firman Tuhan menjadi tantangan bagi para penabur khususnya didaerah terpencil dan jauh dari teknologi. Tantangan ini dialami oleh Ps. Darto Sachius, Ps. Benyamin Christanto dan Bpk Cornelius Yong dari IFGF Semarang. Dengan bersemangat mereka membawakan seminar pria dengan tema “Tanggung jawab Pria” dalam rangka kerjasama dengan sinode GPSK. Seminar ini berhasil dihadiri oleh 129 pria dan 6 pendeta, serta KKR dihadiri rata-rata 500 jemaat selama 3 hari pada tanggal 6-8 Mei di Silat Hulu – Kalimantan Barat.

Perjalanan dari Semarang menuju Silat Hulu dan seminar di desa Naga Lungu mengharuskan naik pesawat  dengan rute semarang –Jakarta- Pontianak – Sintang dan naik mobil 5 jam serta naik perahu 2.5 jam. Perjalanan dengan medan yang mengerikan terbayarkan dengan banyak sekali mukjizat yang terjadi pada KKR hari terakhir. Dengan bersemangat mereka membawakan seminar pria dengan tema “Tanggung jawab Pria” dalam rangka kerjasama dengan sinode GPSK.Setelah itu mereka berpesta dangdutan sampai jam 2 malam bersama lurah, camat dan kepala suku sebab  mereka bersukacita setelah dilepaskan dari berbagai ikatan kuasa gelap.

Para  peserta tersadar bahwa tanggung jawabnya selama ini dilakukan oleh kaum wanita. Kaum pria dayak ini juga berkomitmen hidup baru untuk lepas dari rokok, minuman keras, hutang dan kebiasaan lain. Dan sungguh mukjizat, ada  2 orang gila dikampung itu yang biasa teriak-teriak dan merusak, lalu mereka doakan dan kedua orang tersebut  tenang dalam mengikut kebaktian.

Para peserta begitu haus akan  hadirat Tuhan dan mereka menginginkan kembali diadakannya seminar dan KKR yang membangun seperti ini.(Sumber: Ps. Darto Sachius, IFGF Semarang-Harvest Hills)

News Archive